Dewi Sekar Candrawati Wisudawan Terbaik FSH Sampaikan Pesan Kebermanfaatan Ilmu dalam Wisuda ke-14 FSH UIN Jakarta
Dewi Sekar Candrawati Wisudawan Terbaik FSH Sampaikan Pesan Kebermanfaatan Ilmu dalam Wisuda ke-14 FSH UIN Jakarta

BERITA FSH, Auditorium Harun Nasution — Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan prosesi Wisuda ke-14 sebagai momentum bersejarah bagi para lulusan setelah menyelesaikan perjalanan akademik. Dalam kesempatan tersebut, Dewi Sekar Candrawati selaku wisudawan terbaik menyampaikan pesan reflektif mengenai pentingnya menjadikan ilmu sebagai jalan kebermanfaatan, menjaga integritas, serta terus belajar setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Sekar mengungkapkan rasa syukur atas terselesaikannya perjalanan akademik yang telah dilalui dengan berbagai tantangan dan pengalaman. Ia menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang senantiasa memberikan doa, dukungan, dan pengorbanan selama proses pendidikan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para dosen dan seluruh sivitas akademika FSH UIN Jakarta yang telah memberikan ilmu, bimbingan, serta keteladanan. Menurutnya, proses pendidikan di fakultas tidak hanya memberikan bekal pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa agar memiliki integritas, akhlakul karimah, dan keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

Sekar menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan mampu memberikan manfaat bagi kehidupan. Gelar akademik yang diraih, menurutnya, bukan sekadar pencapaian personal, tetapi juga amanah yang membawa tanggung jawab untuk berkontribusi kepada masyarakat.

Pesan tersebut diperkuat dengan mengutip pemikiran Kiai Sahal Mahfudz bahwa menjadi baik dapat dilakukan dengan sederhana, sedangkan menjadi bermanfaat membutuhkan perjuangan. Karena itu, Sekar mengajak para lulusan untuk tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi terus bergerak, berinovasi, dan menghadirkan manfaat bagi orang lain.

“Menjadi baik itu mudah, cukup dengan diam. Tetapi menjadi bermanfaat membutuhkan perjuangan,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan Sekar dalam sambutannya.

Selain kebermanfaatan, Sekar juga mengingatkan para lulusan untuk senantiasa menjaga integritas dan kejujuran dalam menjalani kehidupan setelah menyandang gelar akademik. Menurutnya, gelar yang diperoleh tidak seharusnya membuat seseorang merasa lebih tinggi dari orang lain, tetapi justru menjadi pengingat bahwa semakin tinggi pendidikan yang ditempuh, semakin besar pula tanggung jawab moral yang diemban.

Pada kesempatan tersebut, Sekar juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama menjalani proses pendidikan di FSH UIN Jakarta. Ia berharap hubungan yang telah terjalin selama masa perkuliahan tetap terjaga meskipun para lulusan nantinya menempuh jalan dan profesi yang berbeda.

Semangat untuk terus belajar juga menjadi bagian penting dari pesan yang disampaikan. Mengutip kembali nasihat Kiai Sahal Mahfudz, Sekar mengingatkan bahwa awal dari kebodohan adalah ketika seseorang berhenti membaca dan belajar. Pesan tersebut menjadi refleksi bagi para lulusan agar tetap memiliki semangat menuntut ilmu sepanjang hayat.

Wisuda ke-14 FSH UIN Jakarta menjadi momentum untuk melepas para lulusan menuju ruang pengabdian yang lebih luas. Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di lingkungan akademik, para alumni diharapkan mampu menjadi pribadi yang berintegritas sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Bagi Dewi Sekar Candrawati dan seluruh wisudawan, kelulusan bukan sekadar akhir dari perjalanan pendidikan, tetapi menjadi awal untuk mengamalkan ilmu, menjaga nama baik almamater, serta menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, bangsa, dan agama.